Loading...
PuisiSASTRA

Sajak-sajak Dino Umahuk

Sebab Engkau Terlampau Sering Memberi Alasan

 Rajif Duchlun

lelaki mana yang mampu bertahan merawat cinta

bila perempuan berulangkali menikamkan dusta

meski waktu selalu punya cara. untuk menyembuhkan luka

apakah derita boleh saja engkau selipkan ke ruang dada

 

lelaki mana yang mampu bertahan menyusun nasib

bila perempuan berulangkali menuangkan cuka

luka yang menganga entah kemana membawa muka

lalu menepi membalut duka. inikah derita?

 

lelaki mana yang mampu bertahan menahan siksa

sedangkan laut begitu perih membentangkan luka

dan doa-doa tersekat di balik awan tak sampai ke langit

sebab engkau terlampau sering memberi alasan

Ternate, 15 November 2016

 

Jika Engkau Ingin Bertanya Tentang Hujan

jika engkau ingin bertanya

tentang bagaimana cara mengukur derasnya air hujan
maka tanyakan pada hatimu

seberapa dalam luka kau gores di dadaku
maka sedalam itulah hujan tumpah dari langit
ke ladang-ladang yang tak pernah sungguh

engkau tanami dengan kesetiaan pun kejujuran

 

jika engkau ingin bertanya

tentang seberapa asin laut yang jauh menghampar

maka tanyakan pada hatimu

seberapa banyak air mata telah kau buat tumpah

maka seasin itulah laut mengepung kedua mataku

membanjir di lekuk pipi yang tak lekang merawat setia

meski engkau selalu saja bersilat asmara

 

dan jika engkau masih ingin bertanya

mengapa hujan masih saja deras mengguyur

walau sekarang sudah masuk bulan november

maka aku ingin bilang padamu halimah

barangkali musim juga akhirnya mengerti

bahwa luka yang engkau gores di waktu lalu

belum sembuh. benar-benar belum sembuh

                              Jakarta-Ternate, 09 November 2016

 

Sajak Luka Tujuh November

apa yang bisa diminta darimu

selain kesetiaan merawat ingatan menguatkan ikatan
di saat musim berubah kalap masa depan terasa gelap
arah angin tak dapat ditebak
temali layar hanya menumpuk di atas geladak

apa yang bisa diharap darimu

selain keteguhan memang janji merekatkan jemari. tak mendua hati
di saat malam berubah jalang

dan jalanan kota menjadi kunang-kunang
isi hatimu tak dapat ditebak
temali asmara sengaja kau ikat ke banyak pasak

 

apa yang bisa diharap bila hatimu terus bercabang

sungguh tiada alamat berpulang
manisnya gula terus ku tuang

asam di belanga tiada kau buang
nyeri di dada tersayat sembilu tiada terkira.

                                          07 November 2016

 

Amor Ido Atrás

kita adalah laut arus tak lerai
mengombak atau melandai
tahu kita alamat pantai
memeluk dan membelai
meski musim terkadang badai
kisah kita tiada kenal kata usai

                          Ternate, 29 Oktober 2016

 

Melodie Missen Eind Oktober

tak ada yang lebih melankolis

selain mengenang manisnya senyumanmu

di temani segelas kopi dalam sendiri

pada senja yang menebalkan letih

dimana laut dan rindu demikian gerimis
gelegak apa yang sanggup

meredam segala ingin kepadamu

selain kepulangan

bagai nelayan merindukan teluk

merindukan peluk

                       Ternate, 28 Oktober 2016

 

Dino Umahuk

Penyair Indonesia Kelahiran Maluku

Views All Time
Views All Time
385
Views Today
Views Today
1
Like
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *