/Ketika Tarian Jailolo Melintasi Benua Australia

Ketika Tarian Jailolo Melintasi Benua Australia

SUDAH 10 Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) jarang menampilkan tarian kontemporer. Namun saat ini, Tahun 2017 mulai dari Bulan Januari sampai Desember 2017 di ajang Festival Seni paling terkenal di Benua Australia yang dipusatkan di Sydney Festival yang ke-40, Kabupaten Halbar (Jailolo) Maluku Utara mewakili NKRI dengan menampilkan Tarian Cry Jailolo dan Tarian Balabala.

Eko Supriyanto, pelatih serta seniman tarian kontemporer NKRI, Minggu (15/01) kemarin, menjelaskan bahwa dua karya Cry Jailolo dan Balabala baru saja membuka Sydney Festival di Sydney, yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Sydney dan sekitarnya.

tarian2

“Kita (Jailolo) bangga mewakili Indonesia di ajang Festival Seni terbaik dan paling terkenal serta paling penting di Benua Australia. Selama hampir 10 tahun Indonesia tidak terwakilkan, baru tahun ini Sydney Festival yang ke-40, Indonesia ada yang mewakili lagi dari Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Sawung Jabo, Happy Salma, dan banyak seniman Indonesia yang kebetulan ada di Sydney hadir. Kami bangga,” jelas Eko Supriyanto, pelatih serta seniman tarian kontemporer.

Eko Supriyanto mengungkapkan, kesuksesan kedua karya tarian Cry Jailolo dan Balabala tidak lepas dari kepercayaan dan support yang sangat besar dari mantan Bupati Halbar, Ir. Namto Hui Roba dan Bupati terpilih Danny Missy, dan seluruh jajaran Pemda Halbar.

“Sekali lagi kalau saya boleh menyemangati prospek pariwisata Jailolo, kita masih membutuhkan sosok dan pemimpin seperti Ibu Fenny untuk meneruskan capaian cemerlang dan gemilang pariwisata Halbar. Karena kerja keras Bu Fenny, 3 anak Jailolo yang kuliah di Institut Seni Indonesia siap untuk kembali membantu dan membangun seni budaya Jailolo untuk masa depan berikutnya,” ungkapnya.

Kata Eko Supriyanto, sebelum berangkat ke Sydney, ia bertemu Menteri Pariwisata Arif Yahya di ruang kerjanya, menteri sangat senang kinerja Fenny Kiat sebagai Kadis Pariwisata bersama Bupati Danny Missy. Menteri Pariwisata menitipkan pesan kepada Eko Supriyanto agar menyampaikan kepada Fenny Kiat untuk segera siapkan program-program unggulan pariwisata di tahun 2017.

tarian3

“Kami akan membantu Fenny Kiat sebagi figur yang telah memahami luar dalam pariwisata, utamanya dengan ketenaran Jailolo dengan karya-karya seni budayanya yang original. Sangat disayangkan kalau team work yang sempurna antara pak Danny Missy dan bu Fenny harus berakhir sampai di sini,” kata Menteri Pariwisata dihadapan Eko Supriyanto sebelum berangkat ke Sydney.

Menurut Eko, pentas selanjutnya untuk Cry Jailolo dan Balabala di Yokohama jepang TPAM, 16-19 Februari 2017. Direktur festivalnya akan memberikan penghargaan untuk Bupati Danny Missy, Kadis Pariwisata Fenny Kiat, Sekda Halbar Syahril Abd Rajak dan Ketua DPRD Halbar Julinche D. Baura atas support-nya yang luar biasa untuk karya tarian Balabala. Bahkan juga nanti di Melbourne dan Palestina akan menerima penghargaan lagi.

“Nanti lucu lho Mas jika nanti dikasih penghargaannya dari Jepang, Melbourne dan Palestina, masa namanya Fenny kiat yang terima orang lain,” paparnya.

mus

Penulis: Mustafa Amarullah

Wartawan SKH Aspirasi Malut

Views All Time
Views All Time
257
Views Today
Views Today
1
Like