/Ini Isi Surat Warga Gebe untuk Presiden Jokowi

Ini Isi Surat Warga Gebe untuk Presiden Jokowi

TERNATE – Sebagai bentuk kekecewaan warga Gebe Halmahera Tengah (Halteng) akibat ulah Perusahaan PT. FBLN akhir-akhir ini, mereka menulis surat untuk Presiden Joko Widodo. Surat untuk Jokowi itu dibacakan oleh Ristiana Pratiwi, Siswa Sekolah Dasar (SD) Inpres Desa Kapaleo Pulau Gebe di hadapan masyarakat Gebe yang menggelar aksi di depan PT. FBLN, Kamis 22 Desember 2016 dengan harapan surat ini dapat sampai ke telinga Presiden untuk ditindaklanjuti, adapun isi surat tersebut yakni.

Yang Terhormat Bapak Presiden Republik Indonesia,

Saya mewakili teman-teman saya, guru-guru saya dan masyarakat kecamatan pulau gebe kabupaten halmahera tengah dengan ini menyampaikan bahwa kami juga bagian dari rakyat indonesia yang  saat ini hidup di pelosok timur indonesia.

Perlu kiranya bapak Presiden ketahui bahwa saya dan teman-teman saya tidak bisa belajar dengan baik karena listrik di daerah kami tidak di perhatikan.  Kata mama saya,  bapak bupati hamahera tengah dan gubernur maluku utara pernah berjanji kepada masyarakat tiga tahun yang lalu.

Tapi sampai saat ini, yang kami lihat hanyalah tiang listrik bekas bangunan perusahaan tanpa guna. itupun hanya di pasang di enam desa. 2 desa sisanya sudah puluhan tahun hidup tanpa listrik.

Bukan hanya itu, jalan raya kami sudah rusak dan berlubang-lubang besar yang membuat kami kecelakaan ketika ke sekolah. Selain jalan raya, jaringan telekomonikasi kami juga terbatas yaitu dari jam 1 siang sampai jam 11 malam waktu indoensia timur sehingga mengganggu ayah kami berkomunikasi dengan kakak kami yang kuliah di kota ternate.

Bapak presiden republik indoesia. Terlalu banyak masalah yang ada di daerah kami, tetapi kami hanya meminta bahwa listrik di daerah kami secepatnya untuk di bangun. Kami meminta  kepada presiden republik indonesia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kami di kecamatan pulau gebe.

Surat terbuka yang saya baca ini adalah amanat penderitaan masyarakat kecamatan pulau gebe yang di rasakan selama 46 tahun lamanya. Padahal di daerah kami ada perusahaan-perusahaan tambang yang sudah mengambil hasil alam kami selama 46 tahun.

Salam dari kami untuk bapak presiden.

(nas)

Views All Time
Views All Time
161
Views Today
Views Today
2
Like