Pudarnya Aroma Rempah di Tepi Pasifik

Pulau Taliabu nasibmu kini, demikian kalimat yang pas daerah yang turut andil mensumbangsihkan produksi arfefak rempah di tepian pasifik ini. Pasca pemekaran kabupaten Kepulauan Sula (UU.No.6 Tahun 2013), menjadikan pulau Taliabu akhirnya sebagai kabupaten Provinsi…

Nasib Kelam Para TKI

Gaji tidak dibayar (37 orang), Tindak kekerasan majikan (6 orang), tak dipulangkan (3 orang), korban Perdagangan (1 orang), dalam tahanan (4 orang), kecelakaan (3 orang), potongan gaji tanpa sebab (9 orang), diberhentikan tanpa sebab (20…

Filosofi Tahu Diri

AKHIR-akhir ini di sekitar kita, berhamburan fenomena kata-kata : “tara tahu diri.” Mulai dari elit di birokrasi, penguasa, elit partai politik, organisasi massa hingga pada lapisan orang awam yang mengalami proses mobilitas sosial dengan status…

Ternate dan Bayang-bayang Modernitas

Maluku Utara dalam historiografi Indonesia masih minim. Hal ini bisa ditemui dalam setiap buku-buku sejarah, terutama buku dengan judul besarnya “Sejarah Indonesia”. Walaupun demikian, ada penjelasan terkait dengan sejarah Maluku Utara, itu pun hanya beberapa…

Jangan Jadi “Suanggi”

Di kampung saya, di pelosok Halmahera Tengah, kami sudah biasa mendengar cerita tentang orang yang tiba-tiba didatangi sosok Suanggi[1]. Biasanya, jika tidak bermaksud hingga mencelakai, suanggi suka mendatangi dan mengganggu atau meneror korbannya terus-menerus. Tak…

Islam itu Mencintai Literasi

Di era ini, Literasi menjadi kata yang familiar. Para pemerintah, walkhusus para pegiat literasi sedang semang-semangatnya mengampanyekan pentingnya literasi, sebetulnya ajaran Islam sejak lama sudah menekankan pentingnya literasi. Karena memang, Islam adalah agama anti kebodohan.…

Bukan Soal Halmahera, Halmaheira, atau Almaheira

TULISAN ini merupakan peaper yang disampaikan penulis pada saat dialog yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur – Kota Manado, Ikatan Pelajar Mahasiswa Chulayevo – Kota Manado dan Himpunan Pelajar Mahasiswa Halmahera Tengah –…

Asal Mula Atas dan Bawah dalam Relasi Kuasa…

Kata Ternate berasal dari bahasa lokal yaitu “Tara no ate” artinya “turun kau pikat” (Crab,1878). Maksudnya turun dari tempat yang tinggi ke dataran rendah atau dari Foramadiahi ke Sampalo, namun ada kekeliruan dalam karya Andy…

Kitorang Melanesia

[caption id="attachment_1248" align="aligncenter" width="600"] Ket. Gambar: Tarian Cakalele anak Kakara (Karya Binyek Nicolaas)[/caption] Beberapa tahun belakangan propaganda kelompok organisasi separatis Papua Merdeka (OPM) ingin memisahkan diri dari NKRI dengan alasan perbedaan ras dan slogan yang…

Ka’bah dan Rahasianya

Di Ternate dan Makassar ada kebiasaan masyarakat melakukan ritual di puncak gunung Gamalama dan Bawakaraeng. Menurut masyarakat tradisional yang menghuni kedua kawasan kaki gunung itu, Ka'bah (dan tentu saja air Zamzam) berada di puncak gunung…

Film Kaabil dan Gigitan Cinta

DI SEBUAH kafe, duduk dua orang pemuda-pemudi yang bercerita tentang gigitan cinta yang ranum kemerah-merahan, sambil tersenyum malu-malu, keduanya adalah Rohan dan Supriya. Cerita nakal adalah hal yang sering terjadi di kalangan anak muda, tentunya…

Surat “Cinta” untuk Gubernur

Assalamualaikum Pak Gubernur Maluku Utara…. Apa kabar? Semoga bapak sehat dan selalu diberi kekuatan untuk bisa menyelesaikan pekerjaan rumah, mengurus hidup 1,3 juta rakyat Maluku Utara. Saya berdoa semoga Pak Gubernur dikaruniai  kegembiraan,  seperti kegembirannya…

Perjuangan Orang Gebe Merawat Harapan

Sekilas Tentang Gebe GEBE, satu dari sekian banyak pulau di Maluku Utara yang kaya sumber daya alamnya. Ada nikel di sini. Secara historis, pulau kecil ini sebelum kehadiran negara hingga saat ini merupakan wilayah Kerajaan…

Membaca Kota Tanpa Kata dan Air Mata

SAYA menjumpai orang-orang di kota ini. Di mall, di lorong-lorong perumahan, di simpang jalan, di rumah makan, di kedai kopi, di kampus dan di sekolah. Mereka Lebih banyak menghabiskan percakapannya dengan gadget (Handphone). Bahkan dalam…

Rindu, Perempuan, dan Laut

(Membaca Laut Maluku Lekuk Tubuhmu Karya Dino Umahuk) Perempuan dan Rindu Tersebab perempuan dan untuk perempuanlah agaknya buku kumpulan puisi Dino Umahuk yang berjudul Laut Maluku Lekuk Tubuhmu, didedikasikan. Ada perempuan dalam tiap lembar yang…

Belum juga Beta Berhenti Berjuang

Nuku digelar Jou Barakati--karena Allah Swt., melindunginya dalam perjuangan suci.… Beta Paduka Sri Sulthan Saidul Djehad Muhamad El Mabus Amirudin Sjah Kaitjil  Paparangan, Radja atas sekalian negeri dan tanah2 jang bertakluk di bawah perintah beta,…

Ketika Anak-anak Menampar Orang Dewasa

Orang dewasa selalu pandai dalam membuat masalah, sedangkan anak kecil selalu punya cara untuk memunggungi masalah tersebut, cara bagaimana keluar dari realitas yang terlampau beringas. “sepanjang sejarah dunia, tidak pernah ada perang yang diciptakan anak-anak”,…

Bacalah Bapak Presiden, Surat dari Yang Mulia Sultan…

SULTAN TIDORE, Husain Sjah, via akun Facebook-nya, menulis surat terbuka untuk Presiden Indonesia, Joko Widodo. Surat terbuka tersebut terkait dengan kedatangan Perdana Mentri Jepang, Shinzo Abe, ke Indonesia. Kedatangan Shinzo Abe untuk bertemu Jokowi diketahui…

Mahasiswa dan Diskusi Meja Makan

RUMAH Makan menjadi ruang interaksi antara penjual nasi dengan pembeli. Namun, akan terlihat berbeda nuansanya jika mayoritas pembeli adalah mahasiswa. Bukan tidak mungkin jika Rumah Makan itu sendiri berada di seputaran Kampus. Mahasiswa terlihat tidak…

Ternate, Negara dalam Pikiran Said Barakaat

BAABULLAH Datuk Syah telah berpulang, limau Gapi berduka, kehilangan seorang pemimpin terpuji, panglima perang yang dihormati di 72 pulau dari Mangindanao hingga Huamual, dari Kepulauan Sulu hingga Papua. Said Barakaat (1583-1606) masih begitu muda ketika…

Dino Umahuk di Lingkaran Sastra yang Malas

“pada segelas kopi yang kau Hidangkan ada rasa sakit dan pahit sebab saat meneguknya kau korek luka-lukaku” (Rahadi Noor) MAAF! Saya menggunakan judul ulasan buku ini “Lingkaran Sastra yang Malas”. Boleh jadi spirit dan pemikiran…

Putra Bacan dan Berdirinya Medan Prijaji

Medan Prijaji, mingguan pelopor perlawanan pribumi terhadap bangsa penjajah, senjatanya bukan campuran mesiu, bukan pula benda tajam yang diasah siang dan malam, namun sejatinya senjatanya tak kalah mematikan dari lontaran peluru, tak kalah tajam pula…