Loading...
PERSPEKTIF

Bacalah Bapak Presiden, Surat dari Yang Mulia Sultan Tidore Jangan Anggap ‘Biasa’

SULTAN TIDORE, Husain Sjah, via akun Facebook-nya, menulis surat terbuka untuk Presiden Indonesia, Joko Widodo. Surat terbuka tersebut terkait dengan kedatangan Perdana Mentri Jepang, Shinzo Abe, ke Indonesia.

Kedatangan Shinzo Abe untuk bertemu Jokowi diketahui dalam rangka menyepakati beberapa proyek besar, terutama terkait dengan investasi ekonomi. Terdengar kabar, Pulau Morotai, salah satu Kabupaten di Maluku Utara juga menjadi incaran Jepang untuk melebarkan investasinya. Berikut surat terbuka dari Yang Mulia Sultan Tidore, yang tengah menjadi viral di media sosial.

Kepada Yth
Presiden RI
Ir. Joko Widodo

Assalamualaikum wr.wb.

Dalam menulis warkatul ikhlas ini, saya berharap semoga Allah ajja wajallah memberikan kesehatan dan keafiatan kepada Yang Mulia sehingga dapat menunaikan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala negara dengan sebaik-baiknya sesuai dengan sumpah yang pernah Yang Mulia ucapkan pada saat dilantik menjadi Presiden RI.

Mohon maaf yang Mulia, sudi kiranya bisa mendengar dan menyikapi apa-apa yg mengusik hati kami di Propinsi Maluku Utara. Semalam, Tanggal 15 Januari 2017, saya mendapat informasi lewat siaran di salah satu Tv swasta yang memberitakan bahwa yang Mulia telah melakukan kerja sama dengan Negara tetangga Jepang untuk mengelola Pulau Morotai.

Andaikan berita itu benar maka saya ingin bertanya kepada Yang Mulia, apakah kerja sama yang Mulia lakukan itu telah melalui pertimbangan yang menyeluruh? Baik dari sisi ekonomi, politik dan budaya, pertahanan keamanan serta harkat dan martabat bangsa? Dan, apakah dalam kerja sama tersebut yang Mulia telah melibatkan pemerintah Morotai dan masyarakat pulau Morotai sebagai pemilik sah pulau tersebut? Sungguh saya sedih kalau penduduk dan pemilik syah pulau morotai tidak dilibatkan.

Jika pertanyaan di atas sudah yang Mulia lakukan, maka sebagai anak kandung dari negeri Maluku Kie Raha memohon kehadapan yang Mulia sudi kiranya yang Mulia bisa secara transparan menunjukan itu kehadapan kami masyarakat Maluku Utara dan lebih khusus lagi masyarakat pulau Morotai. Kenapa ini penting bagi kami? Jawabannya karena pulau Morotai mempunyai sejarah yang sangat penting bagi bangsa Indonesia dan bahkan dunia. Hal lain agar tidak menimbulkan fitnah dan kemudratan dikemudian hari.

Jika sekiranya hal-hal yang saya sampaikan di atas belum terpenuhi semuanya, maka atas nama Allah dan Bangsa Indonesia yang saya cintai mohon kiranya yang Mulia mengkaji ulang bentuk kerja sama tersebut. Kegelisahan kami ini, adalah untuk kemaslahatan kita bersama dan anak cucu kita dikemudian hari.

Dari keraton Kesultanan Tidore, kami ingin Rumah NKRI ini dapat Yang Mulia dan kami jaga dan rawat secara bersama-sama sehingga semuanya merasa betah dan nyaman tinggal di dalamnya.

Akhirnya kepada Sang Pencipta Al Khalik saya berharap kiranya yang Mulia bapak Presiden Joko Widodo di berikan kearifan dan ketajaman matahati utk membawa bahtra Indonesia yang berisi ratusan juta hamba Allah ini ke pulau harapan yang kita dambakan bersama, baldatun tayyibatun wa Rabbun Gafuuur.

Hormat kami: 
Sultan Tidore Husain Sjah

Views All Time
Views All Time
181
Views Today
Views Today
1
Like
12 comments
  1. bahrudin putra pasific

    subahanaulah maha suci Allah yg telah memili seorang halifah di bumi moloku kieraha sang penerus Jou barakati

  2. bahrudin putra pasific

    subahanaulah maha suci Allah yg telah memili seorang halifah di bumi moloku kieraha sang penerus Jou barakati

  3. Dahir kimah

    Subhanallah.. Betapa pedulinya Sultan terhadap negerinya, semoga Bapak presiden bisa mendengar dan mempertimbangkan surat dari Sultan ini.selaku putra daerah ikut terharu dan bangga terhadap sultan

  4. Rusdi Bicara

    Dan dari surat tersebut maka saya selaku putra morotai sepakati itu,kalau belum ada sosialisasi maka kami mahasiswa morotai yg berdomisili di jakarta menolak itu.

    1. Gusnan.SE

      Betapa pedulinya wali bumi moluku keraha pada bumi serta isinya. Moga Allah memberi rahmat pada wali ullah. Ini sangat mendasar untuk kepentingan masyarakat bumi moluku kiaraha dan bangsa….

  5. Halemayora Pembebasan

    Jangan anggap enteng rakyat Maluku utara, mereka pikir kami tidak pernah terlibat dalan pembebesan atas penjajahan asing. NKRI ada karena kerelaan raja-raja memberikan separuh wilayah kekuasaannya untuk republik Indonesia. Jangan lupa itu Bapak Presiden.

  6. RIDWAN S

    Wahai Pemimpin
    Lima tahun masihkah terasa singkat? Sepuluh tahun pun belum juga makmur?
    Hutan subur telah habis dibabat; Gunung nan indah telah gersang digusur;
    Jadi Bupati (Walikota) serasa belum berpangkat; Jadi Gubernur pun tidak juga bersyukur;
    Rakyat memilih karena bermufakat; Rakyat marah karena Pemimpin Ngelantur;
    JANGAN SIRNAKAN KESANTUNAN KAMI HANYA KARENA ALASAN PEMBANGUNAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *