/Akhir 2016, Komunitas 17 Buat Sunatan Massal

Akhir 2016, Komunitas 17 Buat Sunatan Massal

Heiiii.. sunatan massal, aha aha

Sunatan massal, aha aha…

Begitu sepenggal lirik lagu Iwan Fals tentang sunatan massal. Sepenggal lirik lagu tersebut nampak terasa di aksi sosial sunatan massal yang digagas komunitas 17, di Gedung Dhuafa Center, Kota Ternate, Rabu, 28 Desember 2016.

Komunitas 17 adalah kumpulan alumni angkatan ke-17 Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Departemen Kesehatan (Depkes) Ternate. Sunatan massal yang mereka selenggarakan untuk anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu.

Sejak pagi, tepatnya pukul 09.00 WIT, kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten 1 Kota Ternate Drs Bahtiar Efendi. Sambutan Alumni diwakili oleh Drs. Asis Ajarat. Sambutan dewan Pertimbangan Komunitas-17, Risval Budianto, dan Tamrin Ali Ibrahim, Ketua KNPI Provinsi Maluku Utara. Kegiatan ini didukung oleh Pemerintah Kota Ternate, KNPI Provinsi Maluku Utara, Lembaga Independensia, dan Study Bahari Nusantara (SBR) Maluku Utara.

Foto bersama Pengurus, Penasehat, Pembina dan anak-anak peserta sunatan masal.
Foto bersama Pengurus, Penasehat, Pembina dan anak-anak peserta sunatan masal.

Sunatan massal ini dikordinir oleh alumni SPK angkatan ke-17 yang ada di Kota Ternate dan Tidore. Sunatan massal adalah program pertama sejak Komunitas 17 yang didirikan 17 oktober 2016 lalu.

Sebanyak 80 anak yang ikut dalam sunatan tersebut, yang terdaftar dari tujuh Puskesmas yang ada di Kota Ternate. “Awalnya, sesuai nama yang terdaftar adalah 70 orang anak, namun disela-sela berlangsungnya sunatan, ada 10 anak lagi yang dibawa bapak-Ibunya mendaftar,” ungkap Sulfiudi Hasan, selaku Sekretaris Komunitas 17.

panita sedang malaksanakan sunatan terhadap salah satu anak.
panita sedang malaksanakan sunatan terhadap salah satu anak/jalamalut.

Penasehat komunitas 17 Ramdhani Abubakar mengatakan, selain kegiatan sosial tersebut, hal ini juga sebagai ajang silaturasa para alumni untuk memperkuat rasa kebersamaan dalam hal kemanusiaan.

“Alumni SPK Sekarang ini tersebar di pelbagai lapangan pengabdian, karna itu, wadah ini diharapkan, selain sebagai wadah silaturhami, juga diharapkan sebagai instrument untuk menunaikan tanggung jawab sosial dan kemanusiaan,” tegas Ramdhani.

Kegiatan ini juga mendapat respon positif dari Walikota Ternate Dr. Burhan Abdurahman, SH., MM., karena masih bertalian dengan visi-misi Kota Ternate di bidang keagamaan. “Sunatan massal ini adalah  bagian dari syariat Islam,” kata Burhan usai acara pembukaan. (Ind)

Views All Time
Views All Time
182
Views Today
Views Today
1
Like